Latest News

Jawa Timur Raih Penghargaan Parasamya Purna Karya Nugraha


Pemerintah Provinsi Jawa Timur meraih penghargaan terbaik pertama Parasamya Purna Karya Nugraha 2013 disusul Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan . Penghargaan tersebut rencananya diserahkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyo kepada Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, di Istana Negara Jakarta pada 25 April 2014 mendatang.
 Ini dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Prov Jawa Timur, Akhmad
Sukardi, saat rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Penyelenggaraan Hari Otonomo Daerah (Otoda) XVIII dan Penerimaan Parasamya Purna Karya Nugraha 2014 di Kantor Gubernur Jawa Timur, Surabaya, Senin (14/4). Sukardi mengatakan, penerimaan penghargaan ini merupakan kali pertama digelar setelah era Orde baru. Disamping Provinsi ada beberapa kabupaten/kota di Jawa Timur yang menerima penghargaan. Di Jatim antara lain yang menerima  Kabupaten Jombang, Pacitan, Mojokerto, Probolinggo, Bangkalan dan Kota Madiun.

Sekda mengatakan, setelah diterima oleh Gubernur, Parasamya Purnakarya Adi Nugraha ini akan disimpan di Gedung Negara Grahadi. Kemudian pada tanggal 28 April 2014 diadakan penyambutan bersamaan dengan upaca bendera Hari Otoda XVIII di halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya. Dengan inspektur upacara Gubernur Jawa Timur Soekarwo.  "Setelah diadakan upacara baru Parasamya Purnakarya Nugraha ini diserahkan kepada DPR Prov Jawa Timur," katanya.   Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan buah karya hasil partisipasi masyarakat terhadap pembangunan Jawa Timur dibawah Pimpinan Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf. Dengan Kerja keras pemerintah dan masyarakat Jawa Timur membuahkan hasil penghargaan tertinggi dalah penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan berupa Parasamya Purnakarya Nugraha. Keberhasilan Jawa Timur di dalam dibidang pembangunan dan pemerintahan bersama masyarakat akan dipublikasikan melalui media baik cetak, elektronik, baliho, spanduk dan sebagainya mulai diprovinsi hingga kabupaten/kota di Jawa Timur. Parasamya Purnakarya Nugraha yang berarti Anugerah atas pekerjaan yang baik atau sempurna untuk kepentingan semua orang/masyarakat, adalah sebuah tanda penghargaan yang diberikan kepada Provinsi, Kabupaten/Kotamadya yang mampu membuktikan hasil karya tertinggi pelaksanaan Pembangunan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat.  Penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha ini diberikan kepada gubernur atau bupati/wali kota. Penyerahan penghargaan untuk daerah provinsi diberikan oleh Presiden Republik Indonesia. Sedangkan Penyerahan penghargaan untuk daerah kabupaten/kotamadya diberikan oleh Menteri Dalam Negeri atas nama Presiden Republik Indonesia.

Kembali Digelar sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI mendorong untuk dihidupkannya kembali pemberian anugerah Parasamya Purnakarya Nugraha pada provinsi, kabupaten dan kota. Menurut Mendagri, Gamawan Fauzi, anugerah ini menjadi induk segala anugerah pada pemerintah daerah.  "Ini anugerah pada pemerintahannya, bukan orangnya. Ada dua aspek besar yang dilihat yaitu tataran pengambilan kebijakan dan tataran pelaksanaan kebijakan tersebut," kataGamawan Fauzi. Parasamya Purnakarya Nugraha ini, menjadi yang pertama kali di era reformasi. "Kita sudah membuat sebuah sistem evaluasi yang komprehensif untuk memberikan penilaian pada kinerja pemerintah daerah," kata Mendagri. Ada 173 indikator yang digunakan untuk melakukan penilaian.

Pada tahun ini, Parasamya diberikan pada provinsi yang terus-menerus masuk tiga besar, kabupaten dan kota konsisten masuk sepuluh besar selama tiga tahun berturut- turut. Saat ini jumlah provinsi, kabupaten dan kota di Indonesia ada 539. Daerah otonom baru sejak reformasi ada 220 buah. Parasamya bisa jadi salah satu cara pembinaan pada daerah ini. Parasamya diberikan pemerintah pusat untuk memberikan rasa bangga pada daerah yang berhasil membuat perbedaan nyata pada masyarakatnya sekaligus mendorong konsistensi prestasi itu.(ryo,sti/foto;busan)*kominfo jati

KIM MOJO SURABAYA Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Diberdayakan oleh Blogger.