Latest News

Langkah- Langkah bayar Pajak On Line


KIM Mojo - Apakah anda taat pajak? Dalam bahasan kali ini kim mojo ingin berbagi artikel tentang pajak. Mau tau?..Monggo di baca
Terdapat dua tahapan yang harus dilalui para wajib pajak jika ingin membayar pajak menggunakan e-Billing Pajak. Caranya dengan pembuatan kode billing atau ID Billing. Setelah itu, lakukan proses bayar pajak online.

1. Pembuatan Kode Billing/ID Billing

Pembuatan kode billing atau ID Billing bisa dilakukan dengan tujuh cara, antara lain:

Melalui suatu aplikasi resmi yang bernama OnlinePajak yang telah disahkan Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Aplikasi ini merupakan satu-satunya Application Services Provider (ASP) yang disahkan dan disetujui DJP untuk membuat ID Billing berdasarkan surat keputusan Nomor: KEP-72/PJ/2016.
Dapat melalui teller bank tertentu yang telah disetujui, seperti BNI, Mandiri, BCA, BNI, dan Citibank. Juga bisa melalui Kantor Pos Indonesia.
Melalui SSE2 di situs pajak.go.id atau melalui DJP online.
Untuk pelanggan Telkomsel, bisa melalui SMS ID Billing dengan menekan *141*500#.
Dapat melalui layanan Billing di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) atau Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) yang dapat dilakukan secara mandiri.
Melalui layanan Kring Pajak ke nomor 1-500-200 (khusus wajib pajak pribadi).
Melalui layanan internet banking (untuk bank tertentu).
2. Bayar Pajak Online

Setelah membuat kode Billing dengan berbagai metode di atas, selanjutnya lakukan pembayaran melalui:

OnlinePajak dengan menggunakan fitur bayar pajak online (untuk nasabah CIMB Niaga dan BNI).
Anjungan Tunai Mandiri (ATM).
Melalui teller bank yang bekerja sama dan bisa melalui kantor pos.
Mini ATM yang bisa ditemukan di seluruh KPP ataupun KP2KP.
Melalui internet banking.
Agen branchless banking.
Dapat pula melalui mobile banking (saat ini hanya untuk nasabah Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali.
Cara Bayar Pajak Online (Step by Step)

Bayar Pajak Online adalah metode baru dalam membayar pajak yang dilakukan secara online dan real time. Pembayaran dengan cara ini jauh lebih baik dan lebih simpel serta lebih fleksibel. Para wajib pajak tidak perlu lagi mengantre berjam-jam di bank ataupun kantor pajak. Saat ini semuanya bisa dilakukan di depan komputer di mana pun Anda berada.

Berikut ini tahapan-tahapan yang mesti Anda lakukan.

1. Daftarkan Perusahaan Anda di OnlinePajak. Sebelum menggunakan sistem e-Billing Pajak melalui ASP OnlinePajak, Anda diharuskan untuk mendaftarkan perusahaan dan mengisi secara lengkap profil perusahaan, termasuk Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

2. Buat ID Billing di ASP OnlinePajak. Ada dua cara untuk membuat ID Billing di OnlinePajak:

Menggunakan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) yang terdapat di OnlinePajak.
Tidak menggunakan SPT yang ada di OnlinePajak (khusus wajib pajak yang cuma ingin memanfaatkan fitur e-billing dan e-filling saja)
Untuk diketahui, ID Billing yang telah dibuat hanya berlaku selama 7 hari. Jika setelah 7 hari pajak belum dibayarkan, Anda harus membuat ID Billing yang baru.

3. Manfaatkan ID Billing untuk bayar pajak secara online. Caranya:

Masukkan nomor ID Billing yang telah dibuat dengan menggunakan fitur pembayaran pajak online di OnlinePajak (khusus CIMB Niaga dan BNI), bank persepsi, ATM, internet banking, sms banking, atau meyerahkan langsung ke teller di bank.
Anda kemudian akan mendapatkan Nomor Tanda Penerimaan Negara (NTPN) setelah menyelesaikan pembayaran. Kemudian masukan NTPN tersebut ke dalam laporan SPT Anda saat akan melakukan e-Filing atau pelaporan telah membayar pajak.
Dengan fitur e-Billing atau bayar pajak online, kegiatan membayar pajak sudah bukan lagi hal yang melelahkan dan bertele-tele. Cara bayar pajak online menjadi mudah dan bisa dilakukan sendiri. Namun, apabila masih bingung dengan cara membayar pajak online, Anda bisa menghubungi customer service atau bertanya di situs online-pajak.com.

KIM MOJO SURABAYA Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Diberdayakan oleh Blogger.