Latest News

KELURAHAN MOJO MENJADI JUARA UMUM LOMBA YEL-YEL 2014

kimmojo-Tuntas sudah road show Surabaya Berseri Green and Clean (SBGC) 2014. Sebanyak 200 rukun tetangga (RT) diumumkan sebagai peserta yang terus melaju ke babak berikutnya. Minggu (14/9) 40 RT dari wilayah Surabaya Timur melengkapi peserta yang lolos 200 besar tersebut.

Road show terakhir di Lapangan Kalibokor, Kelurahan Pucang, kemarin berlangsung semarak. Mereka tidak ingin kalah heboh dengan atraksi dari wilayah lain. Baik dari Surabaya Pusat, Utara, Selatan, maupun Barat.

Wali Kota Tri Rismaharini yang hadir lebih awal membuat suasana makin heboh. Warga berduyun-duyun memadati lapangan yang biasanya dipakai untuk kompetisi burung itu. Bukan hanya warga Kecamatan Gubeng yang hadir. Tetapi, warga dari kecamatan lain juga ikut berbondong-bondong memeriahkan event yang masuk tahun kesembilan tersebut. Di antaranya, dari Sukolilo, Tambaksari, Gunung Anyar, Rungkut, Mulyorejo, dan Tenggilis Mejoyo.

Saat didaulat untuk membuka acara road show, Risma memotivasi anak-anak muda untuk menjauhi narkoba. ’’Kalian sebagai generasi muda harus berani menolak dengan maraknya narkoba. Kalian harus lebih dekat kepada lingkungan dibandingkan hal yang tidak bermanfaat itu,’’ ungkapnya.

Selain itu, Risma tidak henti-hentinya menyatakan kebanggaannya akan program Green and Clean. ’’Saya bangga dengan semangat warga. Semoga bisa terus dipupuk dan dipertahankan. Toh, ini juga untuk kita bersama,’’ tegas Risma.

Setelah memberikan sambutan, Risma tergerak untuk menyemangati anak-anak yang masih bersekolah. Yakni, memberikan sebuah buku tulis. Anak-anak tersebut terlihat senang. ’’Aku dapat buku dari Bu Wali,’’ ujar Yanuar Adi, salah seorang anak yang duduk di bangku kelas III SD.

Turut hadir dalam road show kemarin, Wakil Pemred Jawa Pos Abdul Rokhim, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Pemkot Surabaya Chalid Buhari, para camat, dan segenap jajaran kepolisian setempat. ’’Kami juga bangga dan salut dengan semangat bapak dan ibu sekalian. Kami berharap ke depan warga semakin antusias untuk membuat Surabaya lebih hijau,’’ jelas Rokhim saat memberikan sambutan.

Acara adu yel-yel juga berlangsung superseru. Seluruh peserta beradu menampilkan yang terbaik. Mereka berdandan dengan penuh kreasi. Ada yang berdandan ala tokoh pewayangan, ada yang memanfaatkan daur ulang plastik sebagai baju, dan ada juga yang membuat busana mirip sebuah batang pohon dari styrofom. Penampilan berbagai kampung itu menarik perhatian banyak pengunjung. Bapak-bapak juga ikut berjoget.

Untuk peserta lomba yel-yel, juara pertama diraih peserta dari Kelurahan Mojo, juara kedua Kelurahan Kertajaya, dan juara ketiga diraih Kelurahan Airlangga. Ada pula yang mendapat penilaian kostum terheboh. Pemenangnya diraih Kelurahan Mojo sebagai juara pertama dan juara kedua Kelurahan Gubeng.

Menurut Billy, tim event Jawa Pos, dengan tuntasnya seleksi 200 besar, kompetisi SBGC dipastikan semakin sengit. Menjadi pemenang tentu tidak mudah. Berdasar pengalaman tahun-tahun sebelumnya, para peserta terus mempercantik kampungnya dengan inovasi-inovasi baru. ’’Setelah ini, kami akan adakan workshop bagi peserta. Tujuannya menjadikan kampung mereka lebih berseri,’’ ujarnya.

KIM MOJO SURABAYA Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Diberdayakan oleh Blogger.