Latest News

Walikota Surabaya Absen Dalam Deklarasi ANTI MIRAS


Surabaya Kota yang sedang gencar melakukan pembangunan di segala aspek, kota yang selalu mendapat predikat baik di ajang nasional maupun international. Kali ini sedang di sibukkan akan maraknya perederan miras opolosan. Memang tidak bisa di pungkiri lagi keberadaan yang hampir bisa dikatakan banyak kita jumpai di kampung-kampung bahkan secara terang-terangan pun ada.
Mugkin Pemerintah Kota Surabaya harus mengkaji lebih dalam lagi akan perda-perda yang mengatur akan hal ini. Rabu, 25/04/18

Maraknya peredaran miras yang ilegal di tengah masyarakat kota Surabaya yang notabane pengguna adalah masyarakat ekonomi kebawah , mengapa? karena murah dan mudah di dapatkan.

Disini perlunya koordinasi antara Pemerintah Kota berserta jajarannya sampai ke Tingkat RT dan RW juga kepada aparat kepolisian itu yang yang terpenting. Kepolisian sebagai PENGAYOM DAN PELINDUNG MASYRAKAT  semoga dapat bekerja dan melaksanakan tugas sesuai dengan arti kata-kata yang selalu terpampang jelas dan terlihat dimana-mana.

Sejak terjadi tewasnya warga Surabaya akibat penyalahgunaan minuman keras atau biasa di sebut CUKRIK yang di oplos dengan takaran atau kadar campuran yang tidak pernah di uji atau bisa juga bilang ngawur. Kapolrestabes beserta jajarannya bergandengan tangan bersama Karang Taruna Kota Surabaya, alim ulama, tokoh masyarakat.
Semoga dengan adanya ini bukan hanya sebagai kegiatan sesaat yang hanya seremonial belaka. Yang terpenting adalah bagaiamana kelanjutan akan semua ini.

Menuju Surabaya Yang Lebih Baik Lagi

KIM MOJO SURABAYA Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Diberdayakan oleh Blogger.